Badan sepak bola dunia FIFA menghadapi serangan balik di media sosial

Badan sepak bola dunia FIFA menghadapi serangan balik di media sosial dari para penggemar yang membeli beberapa tiket untuk Piala Dunia wanita bulan depan di Prancis hanya untuk mengetahui bahwa kursi mereka tidak bersama.

Badan sepak bola dunia FIFA menghadapi serangan balik di media sosial

slot indonesia – Pendukung dengan tiket untuk pameran 7 Juni – 7 Juli diizinkan untuk mengunduh dan mencetaknya pada Senin (22 Mei) dan sejumlah orang tua sejak itu mengeluh bahwa kursi telah dialokasikan sedemikian rupa sehingga mereka tidak bisa duduk bersama anak-anak mereka.

 judi casino online – Penyelenggara turnamen awalnya merilis pernyataan yang mengatakan mereka tidak bisa mengubah alokasi kursi kecuali untuk orang tua dengan anak-anak di bawah usia 18 tahun yang tidak duduk bersama.

Dalam pernyataan berikutnya, penyelenggara mengatakan kurang dari 1 persen penggemar dengan tiket untuk semi final dan final menghadapi masalah alokasi kursi.

“Tweet sebelumnya mengenai alokasi tiket Piala Dunia Wanita FIFA diterbitkan tanpa pemahaman penuh tentang situasi dan kami mohon maaf untuk itu,” kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan di Twitter.

“Masalah-masalah itu dihadapi oleh kurang dari 1 persen penggemar yang meminta tiket untuk semi-final dan final. FIFA dan panitia lokal yakin masalah akan diselesaikan dan para penggemar akan dapat menikmati pertandingan seperti yang mereka bayangkan.”

Jaminan tidak menenangkan pendukung di media sosial, yang menyarankan masalah itu jauh lebih luas dan menuntut penyelenggara menyelesaikan masalah.

Pengguna Twitter Gareth James mengeluh dia harus duduk terpisah dari kedua putrinya dan tidak akan menghadiri pertandingan jika kursi mereka tidak dialokasikan kembali.

“Bagaimana (masalah) akan diselesaikan? Saya dan anak perempuan saya yang berusia 11 dan 13 memiliki tiket yang tidak bersama, jadi tidak akan bisa hadir,” tweetednya.

Seorang penggemar bernama Mike Swanson mengatakan dia sangat tertekan ketika mengetahui bahwa keluarganya yang terdiri atas lima orang, yang mencakup tiga anak, akan tersebar di tiga baris berbeda.

“Ini menjadi perjalanan keluarga dan kami bahkan tidak bisa duduk bersama sebagai keluarga,” katanya dalam tweet. “Benar-benar mengecewakan. Bukan pelanggan yang bahagia.”

FIFA merilis pernyataan pada hari Selasa bahwa mereka masih mencari solusi.

“FIFA dan panitia lokal … melakukan segala yang mereka bisa untuk memastikan bahwa keluarga akan selalu duduk bersama di setiap pertandingan,” kata pernyataan itu.

“Dari 1,3 juta tiket yang dijual untuk turnamen ini diperkirakan bahwa tidak memiliki kursi berdampingan hanya akan memengaruhi jumlah penggemar yang sangat kecil.”

Semifinal dan final Piala Dunia putri akan diadakan di Lyon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *